☪
Jadwal Sholat & DoaJadwal Sholat Akurat & Panduan Islami
❓ Pertanyaan

Bukankah Jibril yang membawa wahyu kepada Nabi Muhammad bisa jadi adalah seorang jin?

🏛️ Hanefi
📗 Hukum Fiqih
Saudaraku yang budiman, pertanyaan yang kamu ajukan adalah masalah sangat penting yang menyangkut dasar akidah Islam. Sesuai dengan prinsip-prinsip akidah mazhab Hanafi dan ijma' (konsensus) para ulama Islam, kita dapat menjelaskan masalah ini sebagai berikut: Menurut keyakinan Islam, Jibril (alaihis salam) bukanlah seorang jin, melainkan salah satu malaikat agung yang diciptakan dari cahaya, yang ditugaskan untuk menyampaikan perintah-perintah Allah kepada para nabi. Bukti-bukti untuk hal ini adalah sebagai berikut: 1. Al-Qur'an secara tegas menyatakan bahwa Jibril adalah seorang malaikat. Sementara Surah At-Tahrim ayat 6 menjelaskan sifat-sifat malaikat, Surah Al-Baqarah ayat 97 menyatakan bahwa Jibril menurunkan wahyu ke dalam hati Nabi kita dengan izin Allah. 2. Jin adalah makhluk yang memiliki kehendak, makan, minum, menikah, dan berkembang biak seperti manusia. Sedangkan malaikat adalah makhluk nurani (dari cahaya) yang tidak mendurhakai Allah, tidak makan, tidak minum, dan hanya menjalankan perintah Allah. Jibril (alaihis salam) disebut dalam Al-Qur'an dengan gelar seperti 'Ruhul-Qudus' (Roh Kudus) dan 'ar-Ruhu'l-Amin' (Roh yang Terpercaya), yang menunjukkan keutungan dan kesucian para malaikat. 3. Seandainya pembawa wahyu itu adalah jin, hal ini akan merusak keandalan wahyu yang merupakan sumber utama Islam. Allah mengirimkan firman-Nya melalui utusan-Nya yang paling tepercaya, yaitu seorang malaikat, untuk melindunginya. Sungguh, Surah Al-Haqqah ayat 44-47 menyatakan bahwa seandainya Nabi kita mengada-adakan sesuatu atas nama Allah, niscaya Allah akan menyiksanya dengan keras. Kesimpulannya, klaim bahwa Jibril adalah seorang jin sangat bertentangan dengan keyakinan Islam dan tidak memiliki dasar ilmiah sama sekali. Jibril (alaihis salam) adalah malaikat yang sangat terhormat, kuat, dan tepercaya di sisi Allah. Semoga Allah meneguhkan hatimu dalam iman dan tidak membiarkanmu sesat dari jalan yang lurus.
Authentic fatwas and answers according to the Quran and Sunnah.